Alasan Memilih Departemen AGH

Mungkin bisa dikatakan sebuah misteri walaupun sebenarnya saya sendiri yang mengisi formulir snmptn dan memilih departemen AGH satu tahun silam. Pun saya tidak mengerti hal apa yang mendorong tangan ini untuk memilihnya saat itu. Aneh memang, karena saya sendiri juga sedang mencari tahu kenapa..

Jika ditelusuri lebih dalam, saya akan mencoba untuk menjabarkannya. Bukan tidak pernah saya pernah bermimpi mempunyai perkebunan yang luas, tetapi semua mimpi itu telah terpendam jauh di dalam seiring dengan berjalannya waktu. Sehingga, adalah suatu shock yang amat sangat ketika sekarang saya harus menggali mimpi itu kembali. Selain itu, saya juga harus melupakan timbunan mimpi-mimpi yang lain. Tetapi itu lah hidup. Tidak selamanya kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan, tetapi bukan berarti suatu kegagalan karena mungkin kesuksesan kita datang dari jalan yang tidak pernah terbayangkan.

Beberapa hal yang mungkin bisa dijadikan alasan salah satunya karena bujukan saudara saya yang adalah seorang mahasiswa ipb, juga masa lalu orang tua saya yang mungkin tidak ada lembar yang cukup banyak untuk menceritakannya. Banyak kisah menarik yang mendasarinya, tetapi saya tidak bisa mengingatnya semua. Alasan yang datang dari dalam diri saya sendiri adalah karena logika yang melihat peluang besar di dunia kerja nanti di bidang pertanian, sebab lebih sedikit pesaing dibanding jurusan-jurusan lain seperti manajemen dan semacamnya. Selain itu, walaupun banyak kisah sedih di baliknya, bukan berarti saya tidak menyukai  tanaman. Untungnya, saya menyenangi tanaman, jadi saya pun masih berani melanjutkan pendidikan disini. Melihat sejarah-sejarah orang besar di bidang pertanian menginspirasi saya untuk terus melanjutkan langkah di sini. sebab sesungguhnya minat itu hanya mewakili ssebagian kecil dari kesuksesan, dibalik semua itu adalah usaha.

Posted in Uncategorized | Leave a comment